Thursday, June 22, 2006

Virus lokal...

Menurut tabloid PCplus (PCplus minggu 1 bulan Juni), virus yang sedang tren melanda para pengguna kompie (baca:komputer) di negeri kita saat ini 50% lebih adalah virus yang dibuat oleh orang Indonesia sendiri alias virus lokal. Artinya virus lokal sudah diperhitungkan sebagai jajaran virus yang tidak kalah dari virus luar. Namun hal ini bukan merupakan kebanggaan, karena yang namanya juara dalam hal membuat orang susah bukanlah suatu prestasi. Bagaimana tidak, jika virus itu menyerang suatu fasilitas umum/swasta yang didalamnya terdapat banyak orang memiliki kepentingan misal bank atau lebih gawat lagi rumah sakit yang didalamnya terdapat orang2 sakit yang butuh pertolongan, sementara sistem rumah sakit yang sudah menggunakan komputer diserang virus yang membuat pekerjaan rumah sakit terganggu, alhasil hal ini bisa membuat dampak yang sangat buruk. Oleh karena itu marilah kita sama-sama menjaga diri kita, agar berhati-hati jangan sampai berbuat sesuatu yang merugikan orang lain. Kalo yang dirugikan hanya diri sendiri mungkin ga apa-apa, tapi kalo sudah membawa2 orang lain, wah.. silakan tanggung sendiri akibatnya baik di dunia maupun di akhirat. mungkin ini sedikit himbauan juga bagi para VM (Virus Maker) lokal.

Data yang diungkapkan tabloid PCplus yang dimaksud diatas, memuat jajaran virus lokal yang sedang membuat pusing para pengguna PC di Indonesia khususnya di Pulau Jawa. Sebut saja Rontokbro sebagai sang jawara utama yang dinilai paling banyak menginfeksi dengan cukup ganas (Rontok bro sendiri sekarang sudah memasuki variannya yang ke 200-an yakni Rontokbro.GO). Diikuti dengan Decoy sebagai penjahat nomer dua. Lalu ada virus lama Pesin yang duduk diperingkat tiga.

Sebagai gambaran ke depan menurut vaksincom beberapa virus baru yang mengancam diantaranya virus Hatipat (patah hati), virus Oryps, virus Lumnu dan varian baru dari Decoy. So.. all we have to do now is to be careful and always update your knowledge about new virus (not only update for your antivirus). OK, that's all.......

0 Comments:

Post a Comment

<< Home